Thursday, March 20, 2014

Happy Birthday, Ibu

Hai Ibu.
Aku datang membawakanmu bunga. White roses which as white as your heart.
Hari ini 20 Maret kedua ibu berulangtahun di surga. It's supposed to be your 51. Semoga Allah selalu menjaga ibu di pelukan-Nya. Maaf sudah lama tidak mengunjungimu, I've been busy these days. Tapi aku nggak pernah lupa untuk membawamu di setiap doaku kok, Bu :)

Ibu aku mau cerita. Aku sekarang sedang magang di Semarang Bu, orang-orang bilang aku kurusan, padahal aku makan banyak lho di sini. Sayang sekali ya Ibu tidak bisa mengunjungiku lagi bersama Bapak seperti waktu aku KKN dulu.

Oiya, De Ninis dan Icha alhamdulillah kabarnya sehat Bu. Ninis sedang sibuk-sibuknya menggambar di Jogja. Masa ya Bu, beberapa jam yang lalu Ninis ngabarin kalau uangnya tinggal 7 ribu perak dan besok mau puasa katanya. Ngenes. Icha juga sama sibuknya, insyaAllah sibuk yang positif kok. Bahkan sempat beberapa waktu lalu sakit tipus dan beratnya turun drastis, tapi sekarang sudah menggendut lagi kok Bu, hihi.

Bude Endang dan Mbah Putri juga baik kabarnya, Mba Nia dan Mba Dyah sudah lahiran, menggemaskan sekali cucu-cucu ibu itu. Sayang Al dan Fathian belum sempat ketemu Uti Mul-nya.

Yang kurang baik adalah kabar Eyang Kakung, Bu. Sekarang sedang dirawat di Solo karena sakit yang dideritanya, beberapa waktu yang lalu baru dilakukan colonectomy ke eyang (sumpah ngasal terminologinya -_-). Sementara Eyang Uti mood nya semakin membaik justru selama eyangkakung sakit ini, mungkin karena diajak jalan-jalan terus kali ya.

Bapak? alhamdulillah sehat tapi maaf Bu sekarang Bapak jadi kurusan, aku masih belum bisa membuat Bapak makan selahap dulu :(
  
I know everything is different since you've passed away. I used to wonder why it must happen to us this way. But since a years ago I've been trying to move on with my life like what you would say if you could give me advice. I promise you to come again with another good news instead of tears, which is right now I try to hold as strong as I can.

source: Pinterest
  I miss you so much.

Wednesday, March 19, 2014

A Memory

It was near of middle 2010. I was going home that weekend. I came home at about 7 pm and I found my bedroom was neat and smell good to sleep in (as always my mom keep it clean and tidy eventhough I am not at home). Then my eyes caught a package of something which was like a brand new bag. Thought that was my mom's, but when I opened it suddenly I saw a bag which I want last time I went out with my mother. I remember when I begged for that bag, my mother said that she wouldn't buy it for me because I hadn't need a new bag yet (as usual). So I didn't expect too much before.

That was one of a sweet small things my mom had done for me. My treasure memories.

Do you know Mom? That bag now is kind of shabby because I use it almost in every moment. But I will keep it accompany me till death do us part, hehe
Oh I wish heaven had a phone so I could hear your voice again.


Monday, March 17, 2014

Twisted



Komunikasi yang terlalu timpang dan pincang dengan salah satu pihak yang berlebihan mendominasi. Tidak ada celah untuk mendengar pihak lainnya.

Ketika ada satu kesempatan pihak A berbicara, sehalus dan sewajar apapun selalu dinilai negatif oleh pihak B dari sisi yang bahkan tak pernah terlintas sedikitpun di pikiran pihak A. Pola pembicaraan yang menyudutkan dan teramat lihai membuat pihak A kalah dan terjatuh oleh pukulan rasa bersalah. Melelahkan.

Mungkin benar pihak A yang kurang mengintrospeksi ke dalam, bahwa mungkin ia tak kunjung dewasa dalam menilai persoalan. Satu-satunya yang menghibur pihak A adalah kenyataan bahwa pihak B sebentar lagi akan menapaki hidup yang lebih membahagiakan daripada saat ini.


Berlayar



Melayarkan perahu di laut memang tak mudah.
Perlu belajar yang tidak hanya sekedar teori.
Mendayung agar seirama, menghadapi ombak agar perahu tidak terguling, belajar bagaimana bertahan ketika badai.
Tapi satu yang terpenting, jauh sebelum itu semua dipelajari.
Tujuan kemana perahu akan dibawa berlayar.
Terlepas dari takdir akan menenggelamkan atau membiarkan perahu sampai di tujuannya.

Selamat tanggal 17 :)